Tolak Revitalisasi Alun – Alun Kota Gresik, Ribuan Warga Demo DPRD

Potretbangsa.com, – Ribuan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Cagar Budaya (FMPCB) untuk alun – alun kota Gresik, menggelar aksi unjuk rasa ke Gedung DPRD Gresik.
Mereka menolak pembangunan Islamic Centre di Alun – Alun Gresik.

Dengan mengenakan kaos warna putih bertuliskan Save Alun-alun Gresik dan beragam bendera serta poster penolakan, para pengunjuk rasa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli Cagar Budaya (FMPCG) untuk Alun – Alun Gresik ini menggelar orasi secara bergantian. Mereka menolak tegas pembangunan Islamic Centre di Alun-alun. “Alun – alun itu tempat kami mencari nafkah selama bertahun-tahun. Kalau Alun-alun di ganti Islamic Centre, dimana kami harus mencari nafkah,” kata Murod, salah seorang PKL yang ikut demo.

Meski pemerintah Kabupaten Gresik mewacanakan relokasi para PKL ke jl. Noto Prayitno, yang nota bene milik PT Semen Indonesia. Para demonstran tidak percaya begitu saja. “Kami tidak ingin dibohongi dan sekedar dijanjikan angin surga. Faktanya, selama ini PKL di Gresik masih belum diberi tempat untuk jualan,”imbuh dia.

Kris Aji, perwakilan Mataseger dalam orasinya mengatakan, revitalisasi alun-alun Gresik ini tidak tepat. Sebab, dengan dibangunnya Islamic Centre akan menghilangkan alun alun yang merupakan cagar budaya. “di tanah jawa, tidak ada kota dan kabupaten yang tidak memiliki alun alun. Alun-alun sudah menjadi bagian tata kota sejak masa kerajaan-kerajaan silam,” jelas Kris dihadapan ribuan demonstran.

Sayang, meski para demosntran sudah hampir dua jam menggelar aksinya, para pimpinan dan anggota Dewan yang terhormat tidak mau menemui. Mereka malah “ngilang”. Para demonstran hanya ditemui Sekretariat Dewan, M Najikh, yang tidak memiliki kewenangan. “Sebagai tuan rumah, saya hanya bisa mempersilahkan teman-teman yang demo untuk mengirimkan perwakilan saja memasuki gedung dewan. Selebihnya, saya akan mencatat dan menyampaikan ke pimpinan dewan, yang kebetulan hari ini tidak ada yang di tempat,” Ucap M Najikh, Sekwan DPRD Kabupaten Gresik.

Leave a Comment