Tagih Janji Pekerjaan, Warga Manyar Kembali Blokir Kawasan Industri Maspion

warga blokir pintu pabrik maspion GRESIK, Potretbangsa.com – Ratusan warga Manyar Gresik, kembali berunjuk rasa memprotes kebijakan manajemen perusahaan PT Kawasan Industri Maspion (KIM) yang dinilai telah ingkar janji soal penyediaan lapangan pekerjaan untuk 250 warga Manyar. Aksi unjukrasa warga melumpuhkan aktivitas di dalam perusahaan. Karena pengunjukrasa melarang pekerja, dan kendaraan pengangkut barang masuk ke dalam lokasi Kawasan Industri Maspion.
Sekitar 200 warga manyar, yang menamakan Gerakan Masyarakat Manyar, GEMAS, kembali berunjukrasa memblokir seluruh akses masuk dan keluar lokasi Kawasan Industri Maspion, rabu [17/09/2014]pagi tadi.

Mereka memarkir ratusan motor dan orasi secara bergantian, sambil melakukan sweeping terhadap para pekerja maupun sejumlah kendaraan  yang akan masuk ke dalam lokasi KIM.

Unjukrsa warga,  menyebabkan terganggunya aktivitas produksi di sejumlah perusahaan. Karena pengunjukrasa melarang masuk pekerja dan kendaraan truk pengangkut barang masuk ke dalam lokasi Kawasan Industri Maspion.

Dalam orasinya, pengunjukrasa menilai manajemen PT KIM telah ingkar janji menyediakan lapangan pekerjaan untuk 250 warga manyar usai menggelar unras beberapa waktu lalu.

Pengunjukrasa menyatakan kekecewaanya, karena sebanyak 93 warga manyar yang telah menyerahkan lamaran pekerjaan hanya 15 orang yang diterima masuk menjadi pekerja.
“Kami akan terus memblokade akses masuk KIM, jika manajemen PT KIM mengabaikan aspirasi warga menuntut lapangan pekerjaan untuk warga di Kawasan Industri Maspion,” ucap Zainur Risyiddin, Korlap Aksi.

Hingga rabu siang ini, perwakilkan manajemen KIM Maspion, masih menggelar perundingan membawas tuntutan para pengunjukrasa di kantor Kecamatan Manyar dengan difasilitasi kapolsek dan camat manyar.[bima/ida]

Leave a Comment