Satu Bulan Koma, Balita 5 Tahun Di Duga Korban Malpraktik

malpraktikGRESIK, Potretbangsa.com – Seorang balita usia lima tahun, di Gresik Jawa Timur, mengalami koma selama satu bulan lebih, setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSAI) Nyai Ageng Pinatih. Kini, putera pasangan Pitono dan Setyawati yang masih koma ini, harus dirawat intensif di RSUD Ibnu Sina.

Muhammad Gathfan Habibi, terbaring lemah dengan mata terkatup tak sadarkan diri di ruang ICU RSUD Ibnu Sina, Rabu (10/02/2015). Di lengan dan beberapa bagian tubuhnya, nampak selang infus tertempel.

Anak usia 5 tahun ini, mengalami koma selama 47 hari, setelah menjalani operasi pengangkatan tumor di di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSAI) Nyai Ageng Pinatih Gresik.

Dari informasi yang dihimpun, Kejadian ini bermula saat balita putera pasangan Pitono dan Setiyawati, warga desa Sumber Rt 4 Rw 2 Kebomas Gresik ini, mengaku kesakitan pada paha atas kanan.

Oleh orang tuanya, Habibi yang masih duduk di kelas B TK Bhakti 5 Gresik Kota Baru akhirnya diperiksakan di poli anak RSUD Ibnu Sina Gresik pada tanggal 7 April 2014. Dari hasil yang didapatkan melalui uji laboratorium, paha Habibi dinyatakan ada spindle tumor. Dan harus segera dilakukan operasi.

Kini Habibi sudah mengalami koma 40 hari lebih, orang tua Habibi tidak putus asa, segala upaya telah dilakukan untuk kesembuhan anaknya. Dewi Murniati, ibu korban, menduga pihak rumah sakit Nyai Ageng Pinatih melakukan malpraktik sehingga pasien Habibi mengalami koma.

“Kami menduga pihak rumah sakit Pinatih melakukan malpraktik, izin rumah sakit disitu kan rumah sakit khusus Ibu dan Anak, kenapa berani menangani operasi tumor,” kata Dewi sambil terheran-heran atas tindakan rumah sakit.

Pihak RSUD Ibnu Sina melalui Wakil Direktur dr Harita mengatakan, bila memang di ICU ada pasien rujukan RSIA Nyai Ageng Pinatih yang mengalami koma. Dari dirujuk hingga saat ini sekitar 45 hari belum juga bangun. Namun, pihaknya tidak mempunyai kewenangan memberi-tahukan rekam medisnya.

“Yang berwenang itu adalah dokter yang menangani. Hanya memang ada pasien yang mengalami koma dan sudah lama,” katanya. (alam)

Leave a Comment