Puluhan Hektar Tanaman Padi Rusak Parah, Petani Gagal Panen

Potretbangsa.com – Puluhan hektar tanaman padi di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, mengalami gagal panen karena rusak parah diserang hama tikus. Meski sudah berkali-kali diberi obat pestisida, namun hama tikus tetap kebal dan merusak padi. Sehingga para petani merugi puluhan juta rupiah lantaran tidak bisa memanen padi.

Parjo, 52 tahun, salah satu petani padi di desa Dungus, Kecamatan Cerme, Gresik, bahkan harus menanggung rugi jutaan rupiah, lantaran padi yang dia tanam rusak parah di makan hama tikus.

“Mestinya dua minggu lagi Tanaman padi siap dipanen. Namun, hama tikus memporak porandakan tanaman kami dalam beberapa hari terakhir,” keluh Parjo.

Meski disepanjang sawah, lanjut Parjo, sudah diberi pagar pembatas, dan berkali-kali pestisida di semprotkan ke tanaman, namun hama tikus masih tetap mengacak-acak dan seolah kebal terhadap beragam pestisida yang digunakan para petani.

Tikus Nakal Bikin Petani Gagal Panen Jelang Lebaran

Karena sudah tidak bisa dipanen, Parjo dan sejumlah petani lainnya hanya bisa membersihkan padi yang sudah campur dengan rumput, agar lahannya bisa kembali diolah dan ditanami.

Sejak musim tanam tahun 2017 ini, terhitung sudah tiga kali para petani ini menanam padi, meski pada khirnya selalu dikoyak oleh hama tikus.

“Karena hanya bercocok tanam, kami akan terus semangat menanami sawah dengan padi, untuk menutupi kebutuhan hidup. Tak peduli berapa kali pun hama tikus menyerang,” Kata Dia.

Parjo, merupakan satu diantara puluhan petani padi yang bernasib nahas. Sekitar 50-an hentar lahan petani di wilayah ini rusak dimakan tikus. Dalam satu hektarnya, petani mengaku mengalami kerugian hingga 4 juta rupiah karena gagal panen.

Baca Juga : Kepiting Bakar, Kuliner Sehat Berkhasiat Sembuhkan Stroke

Parjo dan petani lainnya berharap, ada bantuan dari pemerintah daerah untuk menangani hama tikus yang setiap tahun menghantui para petani, lantaran tidak bisa dibasmi kecuali dengan sengatan aliran listrik. (yat/99)

Leave a Comment