Prajurit TNI Amankan Pupuk Bersubsidi Ilegal

IMG02763-20120810-1416GRESIK, Potretbangsa.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0817 Gresik mengamankan sebanyak enam ton pupuk bersubsidi dan seorang petani pemilik pupuk yang diduga memperolehnya secara illegal. Selain mewujudkan program TNI Swasembada Pangan, aktivitas prajurit TNI juga untuk membantu petugas kepolisian Polres Gresik memerangi kasus penyelewengan pupuk bersubdisi.

Sebanyak enam ton pupuk bersubsidi dan satu unit truk nopol 8 8740 J, disita prajurit TNI Kodim 0817 Gresik dari tangan Nasrul (60) seorang petani di Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Pupuk bersubsidi yang diduga illegal, kemudian dibawa ke halaman markas Kodim Gresik untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Letnan Kolonel Arm. Hendro Setyadi, Komandan Kodim 0817 Gresik, Senin (02/03/2015) mengatakan, selain
mensukseskan program TNI Swasembada Pangan, pengamanan pupuk ilegal juga untuk membantu petugas kepolisian Polres Gresik dalam memerangi kasus penyelewengan pupuk bersubdisi.

“Kodim 0817 gresik kemudian melimpahkan berkas pengamanan pupuk bersubsidi ke jajaran kepolisian Polres Gresik untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Suyanto, Supervisor Marketing Pupuk PT Petrokimia Gresik mengatakan, pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi petani kurang mampu, dengan ketentuan maksimal memiliki lahan seluas dua hektar. 

“Petani yang memiliki lahan dua hektar dinilai sudah mampu. Sehingga tidak berhak mendapatan pupuk bersubsidi. sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pertanian no 130 tahun 2004 tentang distribusi dan harga eceran tertinggi pupuk bersubsidi,” jelas Suyanto. (gus)

Leave a Comment