Pengibar Bendera ISIS Diciduk Polres Lamongan

Anggota Jaringan ISIS LAMONGAN, Potretbangsa.com –  Seorang pemuda di Kabupaten Lamongan Jawa Timur, terpaksa diamankan Polisi setelah nekad mengibarkan bendera  Islamic State Iraq And Syria (ISIS), Sabtu dini hari (09/08/2014).

Edy Darwanto, 39 tahun, di ciduk satuan reskrim Polres Lamongan di rumahnya di dusun Gowa, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran lamongan, pada Sabtu dini hari sekitar pukul 12.15 waktu setempat.

Pemuda yang diketahui masih murid Ustad Dipo, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas di Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, ini tertunduk lesu saat dirinya diringkus dan dibawa ke mapolres Lamongan oleh petugas.

Dari hasil penangkapan ini, polisi sementara mengamankan barang bukti berupa bendera warna hitam bertuliskan huruf arab. Bendera kebesaran ISIS.

Hingga berita ini diunggah, pihak kepolisian masih melakukan penggeledahan dan penyisiran di rumah Edy Darwanto, pemuda dusun Gowa yang nekad mengibarkan bendera gerakan ISIS.

Seperti diketahui, belum lama ini muncul video di Youtube berisi seruan kelompok ISIS agar warga Indonesia bergabung ke dalam kelompok militan tersebut.

Menkopolhukam Djoko Suyanto mengatakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia menolak paham ISIS berkembang di Indonesia karena tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan kebhinekaan yang menaungi NKRI.

“Pemerintah dan negara menolak dan tidak mengizinkan paham ISIS yang akhir-akhir ini menjadi IS (Islamic State) berkembang di Indonesia karena tidak sesuai dengan ideologi Pancasila dan kebhinekaan kita di bawah NKRI,” katanya. [sol/zub]

Leave a Comment