Pembangkit Listrik Dari Kulit Durian Karya Siswa SMK, Murah dan Tahan Lama

Baterai duren-Sandhi (2)Potretbangsa.com – Pembangkit listrik, selalu identik dengan aneka peralatan dan instalasi modern berbahan logam. Namun, bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, pembangkit listrik dapat mereka ciptakan dari bahan kulit buah durian yang biasa dibuang di tempat sampah. Selain ramah lingkungan, sumber energy listrik dari kulit buah durian juga tidak menimbulkan radiasi, dan tentu saja sangat ekonomis, karena bahan bakunya adalah kategori limbah.

Penemuan sumber pembangkit listrik ramah lingkungan ini, berawal dari keprihatinan  para siswa atas gunungan sampah kulit durian yang menumpuk dan mengotori halaman sekolah serta lingkungan di sekitarnya.

Kemudian, usai membaca berbagai literature yang ada, para siswa ini mulai berinovasi, dengan mengumpulkan kulit buah durian, dan memanfaatkan barang – barang tidak berguna yang mudah ditemui di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, yaitu bateri bekas.
Pembangkit listrik ramah lingkungan karya para siswa smk ini, bisa bertahan selama hampir dua bulan yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan produk industri.

Meskipun memanfaatkan limbah atau barang bekas, tetapi energi baterei berbahan kulit durian ini bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya untuk sumber tenaga jam dinding, lampu led dan radio.
Andi Bagus, salah satu siswa pencetus ide, mengatakan, kulit durian memiliki kandungan magnesium, natrium dan zat besi lainnya yang dapat menghasilkan arus listrik.

Dikatakan Andi, ide pembuatan energi listrik ramah lingkungan ini  berawal dari keprihatinannya para siswa terhadap gunungan kulit durian yang mengotori lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar tempat tinggal kami

“Baterai ini bisa kita buat dengan memanfaatkan kulit bagian dalam durian. selain tahan lama, baterai ini sangat ramah lingkungan dan mudah pembuatannya,” ucap Ande bagus, siswa SMKN 1 cerme.

Sementara itu, Imam muchlis, guru pembimbing. mengatakan, dirinya selalu mendorong siswa siswi  untuk terus mengembangkan dan menyempurnakan temuannya tersebut agar bisa dinikmati dan dimanfaatkan masyaralat luas.

Temuan siswa SMK ini mampu tampil merebut juara kedua Tingat Nasional dalam  lomba karya ilmiah tingat pelajar yang digelar Kementrian Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu.

“Kami selalu mendorong para siswa untuk memacu potensi mereka semaksimal mungkin,”katanya.

Imam muchlis menjelaskan, Proses pembuatan energi liustrik alternatif ini terbilang cukup sederhana. Yaitu diawali dengan membuka tutup baterai dan mengeluarkan seluruh isi cairan karbon di dalamnya. Setelah tabung bateri kosong, kemudian  dilakukan pengisian kulit durian yang telah dilembutkan, kemudian ditutup kembali hingga rapat agar tidak terjadi kebocoran.
Namun, sebelum ditutup, baterei harus dilapisi dengan kertas karton agar ion positif tidak bersentuhan dengan ion negartif.

Begitu baterai durian terutup rapat, lalu dilakukan pengujian tegangan dengan menggunakan avo meter. pengujian ini hanya mengukur kuat arus dan beda potensial atau tegangan listrik.

Baterai durian ini, bisa digunakan untuk menyalakan lampu jam dinding, radio dan banyak kebutuhan rumah tangga lain yang membutuhkan baterai.

“siswa SMK perlu ajang untuk mewadahai dan mengapresiasi karyanya dengan pemeran seperti ini. kami sangat mengapresiasi,” kata Rasiyo.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Harun menuturkan, sudah banyak lulusan smk yang langsung ditawari kerja di industri karena memiliki skill.

“Kita juga gandeng perguruan tinggi untuk bisa berinteraksi dengan siswa,” ujarnya.
Diungkapkan Imam muchlis, kulit durian merupakan penyerap minyak yang efisien dan bisa membantu membersihkan air dari minyak.
“sifat menyerap pada kulit durian bisa digunakan untuk membersihkan tumpahan minyak di daerah pantai yang mengakibatkan dampak negatif, bukan saja terhadap seluruh makhluk laut, tapi juga terhadap aktivitas ekonomi manusia,” jelasnya.
“kulit durian yang notabene merupakan sampah pertanian memiliki potensi komersil besar dikarenakan efisiensinya dalam menyerap minyak, efektif secara finansial ditambah sifat biodegradasinya,” lanjut Imam muchlis.

Sedangkan dalam bidang kesehatan, berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa diatasi dengan makan buah durian yang tidak terlalu banyak.
1. mengatasi sembelit karena banyak mengandung serat
2. mengatasi anemia karena mengandung folat atau vitamin b9 yang dibutuhkan untuk memproduksi sel darah merah
3. menjaga kesehatan kulit karena mengandung vitamin c yang berfungsi sebagai antioksidan dan antipenuaan
4. mengandung banyak potasium atau kalsium sehingga baik untuk keseahtan tulang dan persendian
5. asal tidak dimakan berlebihan, kandungan mangaan dalam durian bisa menjaga kadar gula darah tetap stabil
6. mengandung senyawa tembaga yang bisa menjaga kesehatan kelenjar tiroid
7. menjaga nafsu makan karena banyak mengandung thiamin atau vitamin b1
8. mengatasi migrain karena mengandung senyawa riboflavin atau vitamin b2
9. meredakan stres dan mengatasi depresi karena mengandung vitamin b6 atau piridoksin
10. menjaga kesehatan gigi dan mulut karena mengandung posphor.(ik/w2n)

Leave a Comment