BERSYUKUR ADA BABINSA KORAMIL 0817/07 KEBOMAS SANGAT PEDULI DENGAN PETANI

Program Swasembada Pangan khususnya peningkatan produksi hasil panen para petani sangat diharapkan oleh Pemerintah Indonesia guna mencapai program Swasembada Pangan Nasional di tanah air yang kita cintai ini sehingga masyarakat kalangan kecil dapat hidup makmur dan sejahtera dari hasil di bidang pertanian dalam negeri itu sendiri.

Untuk tercapainya Swasembada Pangan Nasional langkah-langkah Pemerintah mengadakan program UPSUS (Upaya Khusus). Kegiatan UPSUS tersebut dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Gresik bekerjasama dengan Kodim 0817/Gresik melalui PPL (Petugas Penyuluh Lapangan), Babinsa 0817/07 Kebomas dan Gapoktan Desa Kedanyang Kec. Kebomas Kab. Gresik. Suasana kompak mereka dan bekerjasama mengajak petani melalui Gapoktan dengan cara mensosialisasikan ke petani agar para petani dalam bercocok tanam menggunakan Sistem Jarwo (Jajar Legowo) pada masa Tanam Bulan Oktober 2015 sampai dengan Maret 2016.

Dalam rangka kunjungan Evaluasi Percepatan Tanam UPSUS Swasembada Pangan oleh Kasiter Korem 084/BJ Letkol Inf. Ir. Maryono Msi., yang diwakili oleh Pasi Wanwil Korem 084/BJ Mayor Inf. Hermanto dengan didampingi Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf. Sampak Sag., Kadistanbunhut Kab. Gresik yang disambut dengan hangat oleh Danramil 0817/07 Kapten Inf Sali, Kepala Desa Kedanyang Bpk. Almuah, Gapoktan Desa Kedanyang Bpk. H. Dulhakim serta pendampingan oleh Babinsa Desa Kedanyang Serma Ocran Ati bertempat di Balai Desa Kedanyang Kec. Kebomas Kab. Gresik, Kamis (31/12).

Kegiatan kunjungan tersebut dilanjutkan terjun ke lapangan langsung dengan cara pengecekan bersama ke lokasi pertanian di Sawah yang menggunakan Sistem Tanam Jajar Legowo. Adapun salah satu warga petani An. Bpk. Mustar pemilik sawah binaan PPL/Penyuluh dan babinsa Desa Kedanyang mengatakan bahwa,” Saya punya sawah seluas ± 1 Hektar selama ini panen padi menghasilkan padi siap giling sebanyak ± 5 Ton, kemudian saya mencoba tanami sawah saya dengan Sistem Jajar Legowo sesuai sosialisasi yang diadakan oleh Bapak Babinsa Serma Ocran Ati dengan PPL/Penyuluh hasilnya panen padi saya mengalami peningkatan 1,5 Ton/Ha sehingga hasilnya menjadi ± 6,5 Ton/Ha”. Pak Muktar merasa sangat bersyukur dan berterima kasih banyak dengan adanya sosialisasi Sistem Tanam Jajar Legowo oleh Bpk. Babinsa dan PPL/Penyuluh melalui Gapoktan. “ Dengan demikian saya akan berbagi pengalaman Sistem tanam Jajar Legowo ini kepada seluruh petani di daerah Desa Kedanyang dan saya sarankan kalau bisa seluruh wilayah pertanian di Kab. Gresik ini segeralah merubah sistem tanam padinya dengan cara Sistem Tanam Padi Jajar Legowo dengan tujuan agar hasil panen padi meningkat secara otomatis akan mendongkrak penghasilan para petani di Kab. Gresik ini akan lebih baik sehingga Swasembada Pangan Kab. Gresik akan tercapai dengan baik”., imbuhnya Pak Muktar. (Kodim 0817-SY/RD).

Leave a Comment