ADD Cair, Kades di Kabupaten Gresik Berubah Jadi Pendiam

Potretbangsa.com, – Tidak seperti biasanya, para Kepala Desa di Kabupaten Gresik Jawa Timur, tiba-tiba berubah jadi bungkam dan pendiam, pasca pencairan Anggaran Dana Desa (ADD). Kebanyakan dari mereka seakan memilih aman “menikmati” dan mengelola anggaran untuk pembangunan desanya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Gresik, Tursilowanto Hariogi, mengatakan, sebelum pencairan ADD, para kades memiliki kebiasaan kritis dan progresif kepada institusi pemerintah yang lebih tinggi diatasnya. Selain sekadar berkonsultasi perihal pengelolaan pemerintahan, biasanya Mereka tak lupa menanyakan realisasi program – program khususnya yang berhubungan dengan pembiayaan. “Tapi pasca pencairan ADD, mereka langsung berubah jadi pendiam,” kata Tursilo.

Mantan Asisten Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesra ini hanya berpesan dan mewanti-wanti, agar para Kades untuk berhati-hati dalam mengelola uang ADD yang telah mereka terima.

“Saya selalu berpesan agar mereka menggunakan sesuai dengan program dan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga tidak sampai terjadi penyalahgunaan anggaran. Apalagi sampai terjadi tindak pidana Korupsi,” Imbuh pria murah senyum ini.

Seperti diberitakan, sejumlah kades di Kabupaten Lamongan dan wilayah tapal kuda, tertangkap basah melakukan penyalahgunaan ADD. Para kades dan pejabat ini terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebagian diantaranya sudah menjalani proses persidangan, dan selebihnya masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan KPK. (yat/99)

Leave a Comment