7 Warga Lamongan Yang Berangkat ke Syiria Dekat Dengan Jaringan Terorisme Indonesia

Anggota ISIS LamonganLAMONGAN, Potretbangsa.com – 7 Warga Lamongan Yang Berangkat ke Syiria Dekat Dengan Jaringan Terorisme Indonesia. Tujuh orang warga Lamongan yang menjadi anggota ISIS, dan berhasil terbang menyeberang ke Syiria melalui Turki diduga kuat memiliki kedekatan dengan jaringan pelaku terorisme di Indonesia.

Dari data yang dihimpun dilapangan, dua diantara tujuh orang warga Lamongan yang berangkat ke Syiria tersebut,  diketahui bernama Amin, warga Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, dan Huda, warga Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

“Huda, adalah kakak ipar Wildan, si pelaku bom bunuh diri di Irak yang menewaskan 71 korban pada Februari silam,“ ucap sumber potretbangsa.com yang tidak ingin namanya ditulis.

Sedangkan, Amin, adalah alumnus sebuah pesantren di Jawa Barat, dimana Ramuji, seorang teroris kelompok jaringan Santoso, yang melakukan terror bom di Poso, juga pernah satu atap nyantri dengan Amin.

Sementara lima nama lainnya, hingga berita ini diturunkan masih dalam penyelidikan polisi.

Seperti diberitakan, 7 Warga Lamongan Anggota ISIS Berasal Dari Solokuro. Kapolres Lamongan, AKBP Solehan, membenarkan data Badan Intelejen Negara (BIN) yang menyebutkan 7 warga Kabupaten Lamongan berangkat ke Suriah. Dari hasil penyelidikan polisi, ketujuh orang yang di duga kuat sebagai anggota gerakan islamic state iraq and syria (ISIS) diketahui warga Kecamatan Solokuro Lamongan. Meski tidak mau membuka identitas ke tujuh orang tersebut  kepada wartawan, AKBP Solehan mengaku sudah melaporkan data 7 warganya itu ke Mabes POLRI.

“dari penyelidikan dilapangan, memang ada 7 warga Lamongan yang berangkat ke Suriah. Data sudah kami dapatkan dan sudah kami laporkan ke pimpinan,” ucap AKBP Solehan kepada wartawan di kantornya, Jumat siang (8/8/2014). [sol]

Leave a Comment